Ketika nafas benciku terlahir,….untuk menelan sebuah cerita yang cukup lelah….untuk di nobatkan sebagai dilema sebuah perjalanan,…….yang bergelut kesendirian.DanKuperhatikan harmoni alam dengan kekaguman – yang mungkin – tanpa alasan jelas. Hanya sebuah pertanyaan mengapa ia sering kali terabaikan oleh manusia. Mengapa indra terpeka yang dimiliki setiap manusia tidak merasakannya. Jutaan sel saraf yang dimiliki hanya merasakan perasaan-perasaan menyakitkan. Aku tertegun, dan sejenak merenung.
Inilah lelaki yang sayapnya patah ketika baru akan terbang, yang terhempas jatuh di pulau antah-berantah, yang terjerat masa lalu yang pahit, merana dalam luka-luka dan bisa yang mengalir dalam pembuluhnya. Inilah aku, dengan hati bertoreh luka. Kusaksikan permainan waktu. Hari-hari telah mati…untuk segudang pahit dari isi ini.sementara angin masih berhembus..mendesir lalu hilang oleh waktu,…….munculah Kehidupan seperti terlahir dan menuntun langkahku untuk terbang kembali,…dengan menelusuri cahaya redup…sayu untuk mencapai cahaya yang terang meskipun penuh gontai….,Aku tersenyum, untuk pertama kalinya dalam beberapa hari terakhir. Sekejap segalanya menjadi lebih baik, ….walaupun sedikit membuatku berantakan,sedikit membuatku tak karuan …sedikit mengacuhkan aku……,sedikit menyadari belajar sebuah karakter.Whateverlah….untuk satu ini,…seperti air yang mengalir ke sungai,sperti rerumputan yang selalu bergoyang di hamparan pematang.Aku tau hidup ini penuh dengan warna ,…..hidup ini adalah sebuah pewayangan yang bertuan,……di dunia ini tidak ada yang sempurna….mekipun hal yang terbaik belajar menjadi sempurna…
Dia orang yang pertama kali aku temui dengan sebuah karakter yang berbeda,…keramahan pada siapapun untuk dia selalu berikan…sebuah senyuman di lesung pipinya untuk mengabdikan dia untuk tidak lemah humanisme….pada siapun….walaupun sedikit gambleh(hehehe) dan. .karena diapun……..aku bersenyum sampai esok hari dan diapun sempat bercerita…..
Hidup ini adalah tandu,..
“Kenapa seh setiap orang menilai dengan keindahan luar yang dimiliki,…..sedangkan iner beauty nggak pernah akan mengerti oleh secepat kaki untuk melangkah kedepan,…”padahal itu nggak menjaminkan atas suatu kelayakan untuk kenyamanan hati.”kadang aku memikirkan betapa kejamnya atas bermain dalam sebuah ranah hati,tapi ini lebih baik karma inilah suatu kejujuran dalam hati..daripada aku melakukan suatu scenario.Kadang aku berpikir untuk mengucilkan diri dari sebuah lingkungan…..ehmm…tapi siapa aku?????/aku sadar, aku bukanlah orang yang lemah humanisme terhadap seseorang , aku butuh teman…aku butuh orang yang mengerti tentang aku,…tapi kadang orang salah mengartikan dan mengejawantahkan tentang aku dan tangisanlah yang menjawabnya semua.
Aku lelah,….aku berseru dalam palung hati,….tapi aku yakin semua ini ada hikmahnya.
Terbesit untuk sebuah perkataan yang membuat dia lebih berpikir kritis,….dan mengambil sebuah keputusan sebijak orang sastra ,…..yeah untuk sementara ….i`m single very happy……
Dan…
Untuk sebuah sahabat yang pernah tersakiti oleh adobsi pemikiran dirinya sendiri,…..bagaimanapun,….aku adalah orang yang setidaknya ingin menjadi terbaik untuk sahabatku,……disisi lain ..aku hanya orang biasa,…..dengan segala kekurangan yang aku miliki,…..dan ingin terus belajar untuk memilih sesuatu hal yang “tepat” bila esok nanti…………
Akupun terpaku lugut mendengarkan sebuah elegi yang terlahir dari bibir manisnya,……kemudian berpikir sejenak dan memahami,……yah setidaknya sebuah penalaran telah kudapati,….meskipun,…banyak dan sedikit ,……aku untuk kembali atau aku akan tetap berjalan dan akhirnya mati didera oleh waktu.aku hanya orang biasa ,aku bukan siapa-siapa,…..aku bukan apa-apa…..aku mungkin nggak ada,…..tapi…setidaknya aku masih punya hati,..apalah arti sebuah fashionable,….apalah arti sebuah uptodate….dan apalah arti sebuah fisikly ketika ending cerita untuk segera jatuh lagi.aku adalah aku dengan segala hitam putihnya aku,…PEACE!!!!!!!.
Sebuah kejujuran dedikasi blog untuk
P***** Fajar Pamungkas,SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!berjalan terus sesuai hatimu……….
Makasih juga buat
Negeri di awan……
Teh nia……
Whandie…..
Luna…
Dan makasih juga buat pendengarku di Nuansa Cinta….
Kamu semua adalah inspirasi…
Selasa, 24 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar